Gemsoftial: Bahas Teknologi
Showing posts with label Bahas Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Bahas Teknologi. Show all posts

Monday, 14 March 2022

0

Perkembangan Perangkat IoT di Indonesia

IoT (Internet of think) merupakan sebuah teknologi yang dihasilkan karena kebutuhan manusia dalam beraktivitas sehari-hari, maupun membantu di dalam komersial. Internet sebuah alat komunikasi yang dibuat untuk bertukar informasi di seluruh dunia pada perangkat apa pun, perangkat yang memiliki koneksi pada internet bisa mendapatkan informasi sebanyak mungkin, entah itu dari website, app, ataupun perangkat lainnya. IoT(Internet of Think) sebuah perangkat yang memanfaatkan internet sebagai alat yang akan dikendalikan lewat internet, kita bisa memberi perintah pada perangkat IoT tersebut.


Biasanya IoT digunakan sebagai alat untuk melakukan pemantauan pada subjek seperti kebun, keamanan, lampu lalu lintas, early warning, dan lainnya. IoT ini telah dimanfaatkan oleh manusia dalam segala hal, untuk menjalankan perangkat IoT ini biasanya dibutuhkan sebuah server untuk mengontrol semuanya, maka dari itu sangat banyak penyedia layanan berbasis IoT mulai dari Cloud Service, CPU dedicated untuk IoT, dan perangkat bantuan lainya.

Dengan ini kita bisa melihat berapa cepatnya perkembangan teknologi pada jaman sekarang. sangat dimungkinkan bahwa ini dikarenakan ilmu pengetahuan yang sangat banyak pada informasi di Internet. Semoga hal ini membuat kita bisa belajar dari perkembangan ini.

Banyak sekali perangkat IoT yang telah rilis di berbagai negara, seperti kita ketahui pada negara kita Indonesia juga sudah ada yang memanfaatkan IoT ini, misalnya Produk lampu, kunci pintu, peralatan rumah tangga, yang pastinya itu sudah mendukung perangkat IoT. Mari kita lihat terus perkembangan perangkat IoT ini akankah bertahan dalam jangka waktu lama?.

Monday, 7 March 2022

0

Perubahan pada era digital semakin cepat




Facebook mengganti namanya ke Meta, tujuan mereka untuk membuat sebuah metaverse yang dimana kegiatan manusia akan dilakukan secara virtual. dari Facebook perusahaan lainya juga ikut mengganti namanya untuk mengejar ambisi membuat metaverse, sayang pasar untuk metaverse masih kurang diminati oleh masyarakat, kemungkinan besar hanya orang-orang yang di perkantoran yang akan memakainya.

Kita melihat era digital ini sangatlah cepat perubahan-nya, banyak sekali perusahaan yang membuat platform digital meraka sendiri dari berbagai masalah dan kategori, seperti pemerintah ramai-ramai memindahkan pelayanan mereka pada platform digital, perusahaan keuangan membuat juga platform fintech untuk mendapatkan nasabah lebih banyak. Bukan hanya itu pada seni juga ada perubahan, sempat ramai NFT untuk menjual karya senirupa berupa lukisan atau gambar digital, dengan nilai yang sangat tinggi.

Peluang pasar digital ini sangatlah banyak, hingga perusahaan digital ini lebih menguntungkan dibandingkan perusahaan minyak. Pada laporan pendapatan Q2 2022, Microsoft melaporkan keuntungan senilai USD51,7 miliar (Rp741,5 triliun), meningkat 20 persen dari tahun 2021 lalu, dengan keuntungan mencapai USD18,8 miliar (Rp269,6 triliun). setelah melihat keuntungan Microsoft pada tahun 2019-2022 pendapatan Microsoft terus bertambah, berarti penggunaan teknologi digital untuk tahun-tahun tersebut meningkat pesat.

Kita harus mempelajari perubahan yang sangat cepat ini agar tidak ketinggalan, sebisa mungkin harus beradaptasi pada perubahan ini supaya kita juga dapat manfaat dari era digital ini. Namun kenyataan di Indonesia masih kurang, memang pemerintah Indonesia terus melakukan transformasi digital pada pelayanannya akan tetapi keamanan yang mereka berikan kurang begitu kuat yang mengakibatkan kesalahan yang fatal, seperti terjadinya kebocoran data, kena hacking, DOS atau yang lainya.

Perubahan yang sangat cepat bukan berarti tidak ada masalah, justru banyak sekali masalah. Masalah keamanan mungkin satu dari banyaknya masalah lain. masih ada perusahaan yang memakai cara tradisional mereka sering kali kalah dari pasar. Makanya kita harus mempelajari perubahan ini supaya kita dapat pasar kita sendiri.

Kesimpulannya perubahan pada era digital sangatlah cepat sudah banyak sekali perusahaan yang bertranformasi ke digital untuk bertahan dari perusahaan lain. mempelajari perubahaan ini past sangat sulit akan tetapi keuntungan dari pembelajaran yang kita lakukan pasti berguna untuk menangkal berbagai masalah pada perusahaan kita sendiri. 


Saturday, 19 February 2022

0

Meta dan Metaverse yang Menjadi Halusinasi Belaka.

 

Facebook atau yang kini berganti menjadi Meta mendapatkan pukulan berat ketika nilai sahamnya anjlok dan mendapatkan kesusahan akan peraturan baru IOS yang membuat pengguna secara bebas menjaga privasi mereka.

Meta sudah sadar dari lama bahwa Facebook suatu ketika akan runtuh dan itulah pasar. Mark mengetahu pasti bahwa Facebook harus berubah dan memperbaharui level bisnisnya.

Hal itu bisa dinilai dari Menurunnya pengguna Facebook secara besar-besaran. mark mengetahui bahwa Facebook akan sulit bersaing dimasa depan jika hanya mengandalkan hal yang sama dan hanya memperbaharui hal  yang sama dan tidak merubah apa-apa.


Facebook menjadi Meta adalah cara Mark dalam merubah cara ia berbisnis dan cara facebook dikenal dimasyarakat. Harapannya ialaah membangun sebuah Media untuk bersosial yang mendekati kenyataan dengan dukungan dari Virtual Reality dan Augmented Reality. Hal ini membuat Mark harus All out dalam merubah pandangan pasar akan Facebook atau yang kini berganti jadi Meta.

Tapi ujian bukan hanya dalam pandangan ide dan penentuan keputusan. Halangan terutama dan terbesar ada pada pasar itu sendiri. Tentunya, Mark harus memikirkan cara pikir pengguna pasar yang masih alot dan masih kuno untuk menerima permbaruan yang cukup Irrasional tentang cara bersosialisasi dengan Media Sosial.

Facebook harus berani merubah pandangan pasar dan pelaku pasar akan cara bersosial yang baru dan lebih bisa disandingkan dengan dunia nyata. Tapi disisi lain Facebook harus mencukur habis identitas lamanya dan mengganti dengan Meta yang seharusnya tidak semudah yang Mark Pikiran.


Apakah Meta hanya menjadi gagasan halusinasi Mark? atau menjadi bukti loncatan cara dalam bersosialisasi.

Sunday, 13 June 2021

0

Fandom dalam Marketing

 

Fandom tentunya adalah sesuatu yang sering kita dengan setiap saat apalagi saat kita sedang scrolling sosial media dan banyak orang yang mengatakan "Saya Fandom Blablabla". Tapi apakah kalian tahu apa itu Fandom?

Fandom faktanya adalah istilah di dalam bahasa Inggris yang punya arti kepenggemaran, atau dapat juga kalian sebut sebagai “himpunan atau basis dari fans”.

Tentunya kita seringkali menyukai sesuatu dengan kuat hingga membuat kita melakukan apa saja dengan kegemaran kita itu yang kita dedikasikan untuk menunjukan betapa setianya kita pada hal yang sangat kita gemari.

Akhir-akhir ini kita dikagetkan dengan laku kerasnya Produk MacDonald yang bekerja sama dengan BTS dalam pemasaran Produknya dan menyebutkan sebagai Spesial Produk. Sampai-sampai produk dari MacDonald tersebut laku keras dan habis dalam waktu satu hari.

Nah, Fandom juga bermanfaat bagi Marketing apabila diteliti dan ditelaah dengan baik. Kita bisa lihat betapa besarnya Fandom BTS atau yang sering disebut "ARMY" ini sangat kuat dan solid yang membuat produk kolaborasi dengan artis yang mereka favoritkan laku keras.

Hal ini saya sebut sebagai Umpan Bergizi dimana produsen atau perusahaan tahu betapa solidnya dan betapa besarnya sebuah fandom hingga membuat mereka rela mengeluarkan uang demi menunjukan Royalitas yang mereka ingin tunjukan.

Thursday, 27 May 2021

0

Teknologi yang penuh kontroversial

    


     Selamat pagi, salam ku kepada pembaca, kita akan memberikan sebuah teknologi yang sangat kontroversial hingga saat ini. Teknologi ini bagian dari penyelesaian Perang dunia ke - 2 pada tahun 1945, yang menghancurkan dua kota sekali gus. kalo kita pelajari sejarah Perang dunia ke - 2 dan setelah-nya,  Maka tak asing dengan nama Nuklir (Nuclear).

    Nuclear sebuah teknologi yang sangat mengerikan, bukan hanya ledakan akan tetapi radiasi yang disebabkan setelah meledak, akan merusak ekosistem tanah, dan gangguan pada kulit manusia. Selain itu dalam perbaikan wilayah yang terkena ledakan tersebut susah untuk di rehabilitasi, bahkan kalo bisa pun, itu akan memakan waktu yang sangat lama. Setelah perang dunia ke - 2, dunia masih belum aman.

    

Perang dunia udah selesai, akan tetapi Nuclear masih dikembangkan oleh para pemenang, mereka berlomba - lomba membuat teknologi muntahir untuk mengalahkan lawan-nya. dan itu masih berlanjut sampai sekarang.

    Pada situasi yang sangat tidak menentu ilmuan menfaatkan Nuclear untuk menjadi pembangkit listrik, rancangan yang sulit, bahan yang sangat sensitif, dan pemeliharaan yang sangat sulit, ditempuh oleh para ilmuan tersebut.

    Meskipun Nuclear menjadi sebuah Tenaga pembangkit listrik, bahaya akan Nuclear tersebut masih ada bahkan di masa lalu sudah terjadi beberapa peristiwa yang sangat memilukan. Banyak negara mengadopsi Nuclear untuk sebuah pembangkit listrik, akan tetapi untuk bahan baku Uranium sangatlah susah untuk di dapatkan hanya beberapa negara yang bisa mendapatkannya.

    Di Indonesia sendiri belum ada sebuah pengembangan bahan baku Uranium ini, di karenakan peraturan pemerintah yang belum membolehkan pengembangan bahan baku ini secara komersial.

Saturday, 27 February 2021

0

Orang Tua Gagap Teknologi

Yah kembali lagi dengan saya Mochammad Isnaini di Gemsoftial. Nah, Kali ini saya akan membagikan sebuah Opini yang saya miliki tentang ketinggalannya para Orang Tua dengan Teknologi yang telah berkembang secara cepat. Banyak sekali diindonesia orang tua yang gagap terhadap teknologi. Apa sih alibi mereka yang membuat mereka tidak bisa menerima teknologi yang berkembang secara pesat?

1. Mengganggap Teknologi adalah hal yang buruk

Banyak orang tua jaman sekarang mengganggap teknologi adalah sesuatu yang buruk bagi mereka dan anak mereka. Pemikiran ini terus berlanjut hingga saat ini. Banyak orang tua juga yang sangat menjauhi teknologi karena takut tertular hal buruk yang ada diteknologi. Tapi hal itu tidak sebenarnya salah karena banyak orang tua juga lebih memilih untuk menggunakan cara kuno untuk melakukan segala hal dan lebih mempertahankan budaya masa lalu dan tentu itu tidak terlalu buruk juga

2. Selalu takut untuk Belajar hal Baru

Banyak orang tua zaman dulu itu terlalu takut untuk belajar tentang teknologi yang saat itu masih bisa disebut baru. Orang Tua dulu lebih mempertahankan budaya zaman dulu yang memang saat ini sudah mulai termakan usia dan sudah mulai dilupakan oleh generasi muda. Ketakutan belajar hal baru ini mengakibatkan banyak orang tua yang takut untuk belajar hal baru karena takut hal itu mengkikis kebersamaan dan kebudayaan.

Monday, 9 November 2020

Milenialisme dalam sebuah Provider Jaringan #SemuanyaSemaunya
0

Milenialisme dalam sebuah Provider Jaringan #SemuanyaSemaunya

Mungkin kita tidak bisa lepas dari yang namanya Internet. Segala hal dizaman ini sangat membutuhkan satu elemen yang sangat Penting yaitu Internet. Banyak sekali Provider yang menawarkan Kuota dengan harga beragam, tapi apakah kamu pernah bertemu Provider seperti By.U?

Salah satu Provider baru di Indonesia ini sangat menawarkan hal-hal yang menarik dan juga sangat mudah dipahami oleh Pemula bahkan orang yang sudah lama menggunakan Smartphone.


1. Provider yang Kekinian

Mungkin tidak berlebihan jika By.U kita sebut sebagai salah satu Provider yang paling mengerti keinginan kita sebagai User. By.U memang masih berumur pendek tapi tidak bisa dipungkiri bahwa By.U adalah provider yang paling mengerti tentang keinginan kita anak-anak milenial yang mungkin setiap hari tidak bisa lepas dari Internet.
Apalagi bagi saya seorang Content Writer dan juga Creator di internet yang sangat tergantung dengan internet merasa sangat terbantu dengan Provider yang satu ini. Bagaimana tidak? By.U memberikan Pilihan paket yang pas dengan kantong dan juga akses internet yang kenceng Banget!!.

2.Aplikasi yang mudah diakses dan dipahami

Mungkin ini juga yang menjadi alasan saya suka banget sama By.U. Aplikasi Providernya sangat mudah dipahami dan diakses oleh User yang membuat Aplikasinya simple dan minimalis. Bukan hanya itu. Cara untuk download aplikasinya pun mudah. Bisa kita akses di Playstore atau bisa kita download dengan Klik Disini

3. Cara registrasi yang mudah banget

By.U juga tidak membuat kita pusing dalam meregistrasi Simcardnya. Kemudahan ini tentunya membuat kita sebagai anak Milenial dibuat mudah. Bahkan jika kita tak mengerti cara registrasinya. Kita bisa cari di internet dan sangat mudah mencari Tutorial yang akurat, atau kalian bisa baca DISINI.

4. #SemuanyaSemuanya

Mungkin hastag #SemuanyaSemaunya tidak bisa dipungkiri sangat tepat untuk By.U. Pilihan paket yang kekinian, mudah dan transparah membuat saya jatuh hati dengan By.U. Apalagi dengan paket 1,5 Mbps yang saat ini saya sedang gunakan.
Paket ini Unlimeted sekaligus tanpa batas pemakaian wajar yang membuat saya tidak Khawatir tentang banyaknya data yang saya gunakan. Paket ini sangat cocok untuk saya sebagai Content Writer yang setiap hari butuh banget internet untuk mencari sumber bacaan dan juga pengetahuan.
Kalian tidak percaya dengan harga kuota By.U yang murah banget? Beneran?? Baiklah, kalian bisa baca artikel ini yang menyajikan harga dan daftar paket Internet By.U.

5. Internet yang Ngebut!!

Keunggulannya By.U bukan soal harga paket internetnya. Tapi, Jaringan internetnya yang stabil parah!! Udah sebulan saya pakai untuk mencari Informasi dan terkadang saya gunakan untuk menonton Film di Netflix dan aplikasi streaming lainnya sangat lancar tanpa adanya Lag. Tapi ini tergantung wilayah kalian yah...
Tapi di tempat saya By.U bisa dibilang jarang sekali adanya Ping Down atau tiba-tiba sinyal hilang karena Hujan atau Mati Lampu. Dengan stabilnya jaringan By.U membuat saya merasa aman dan juga merasa bisa melakukan apapun dan kapanpun.

Jujur, By.U ini cocok untuk kalian yang memang kekinian dan suka hal yang simple. Bisa dibilang By.U ini adalah pendatang baru yang menawarkan hal yang menarik dan juga kekinian.


Saturday, 7 November 2020

0

Teknologi adalah Keburukan?

 

Apakah Teknologi adalah sebuah Keburukan? Tentunya itu yang sering kita tanyakan pada diri kita sendiri dan terkadang pada Orang Lain. Teknologi memang berpengaruh Positif bahkan hingga ke Negatif. Tapi apakah kita berhak menyalahkannya hanya pada satu sisi? Mari kita diskusikan.


Teknologi adalah sebuah pesawat sederhana yang diciptakan untuk membantu kerja manusia. Saya juga tentunya menggunakan teknologi untuk menulis ini. Lalu, saya juga sering bertanya apakah teknologi adalah Malapetaka atau alat pelantara menuju kehancuran? Mari kita renungkan.


Berapa banyak nyawa telah hilang hanya karena Teknologi. Teknologi memancing peperangan dan juga penderitaan. Sistem Kasta Sosial semakin terlihat jelas. Jika kau tidak memiliki Teknologi maka kau orang yang tertinggal dan kau bukan bagian dari masyarakat modern yang mayoritas tergantung pada Teknologi.


Tapi, Teknologi juga membantu kita dalam pekerjaan sehari-hari kita sendiri. Yang biasanya kita menulis menggukan bulu Unggas kita dipermudah dengan adanya Pensil dan Pulpen. Yang biasanya kita harus mengukir diatas batu sekarang kita bisa menulisnya diatas kertas. Tentunya itu sangat mempermudah kerja kita dalam keseharian apalagi seorang karyawan kantor.


Teknologi juga memungkinkan kita berjalan jauh dengan waktu yang sebentar. Bayangkan jika kita menggukan kuda sebagai kendaraan sehari-hari. Berapa lama waktu yang kita tempuh untuk menuju Tanah Suci mekkah untuk Naik Haji? Tentunya aa]kan lama sekali. Kuda biasanya berlari dengan kecepatan maksimal 88/jam. Jika kita menggukan Teknologi yang ada sekarang seperti mobil atau pesawat, itu bisa ditempuh dengan waktu yang sangat sebentar.


Tapi kendaraan itu membuat Polusi dan membuat Bumi ini menjadi sangat panas dan mengakibatkan pemanasan global. Yang mungkin jika Polusi terus bertambah. Bisa saja bumi ini akan sangat panas karena Polusi yang bergitu banyak.


Jadi ini adalh akhir. Sekarang kalian berfikir bahwa teknologi itu Positif atau Negatif? Masukan pendapat kalian dikolom komentar.


Saya Mochammad Isnaini mengucapkan selamat tinggal dan sampai berjumpa lagi diartikel selanjutnya. DAH...

Sunday, 14 June 2020

Tiada yang lebih penting dari sebuah gadget
0

Tiada yang lebih penting dari sebuah gadget

Tiada yang lebih penting dari sebuah Gadget

Gadget merupakan sebuah teknologi elektronik yang kecil, yang bisa menjangkau seseorang pada jarak yang jauh, gadget memiliki sebuah manfaat bagi kita semua, namun juga memilii sebuah keburukan bagi kita, gadget telah lama berkembang secara pesat, sampai - sampai gadget yang dulunya sebuah kebutuhan namun sekarang sebagian menjadi sebuah gaya hidup seseorang layaknya sebuah baju, di jaman era modern ini komunikasi sangatlah dibutuhkan.

Hmmm, mari kita coba melihat lebih dalam sebuah keburukan dari sebuah gadget, pada sebuah gadget ada sebuah teknologi untuk mengkoneksikan 1 orang di wilayah a, ke 1 orang di wilayah x, secara realtime, pada saat itu merupakan sebuah hal tidak aneh lagi pada kehidupan sekarang. lalu apa yang buruk dari hal tersebut, bukankah itu bagus?. Sepertnya yang kita tahu teknologi tidak memandang siapa pemakainya mau dari golongan muda, ataupun tua, bahkan gologan baik ataupub jahat, mereka bisa memakai semua teknologi itu secara percuma, meskipun registerasi sim-card sekarang diharuskan pakai nomer identitas kependudukan, namun itu saja tidak menghalangi untuk tidak berbuat jahat.

Perbuatan jahat tersebut bisa untuk Uang, Balas dendam, Kesenangan belaka, bahkan sebagai budaya, hal seperti ini sudah banyak pada terjadi kehidupan nyata, tanpa kita sadari bahwa teknologi yang kita pakai memiliki sebuah aura negative yang sangat besar, pada pemerintahan sekarang sudah ada undang - undang ITE, namun masih ada saja pelanggaran, bahkan Undang - undang tersebut menjadi sebuah lelucon belaka, karena banyaknya menggunakan Undang-undang tersebut untuk diri sendiri, mencelakai orang lain, bahkan untuk sebuah jebakan bagi orang lain.

Dari yang saya bahas tadi hanya berapa % dari sebuah masalah dari sebuah gadget, dari keadaan pandemi ini banyak orang mengunjungi website, platform, ataupun streaming video yang di upload dari beberapa wilayah dan berbagai kategori tersedia disana. Gadget juga mungkin sudah menjadi senjata Propaganda yang sangat ampun sekarang.

Sedih masa sekarang dimana kita tidak bisa menjauh dari sebuah gadget, padahal ada yang lebih penting dari sebuah gadget, yakni keluarga, pada pandemi ini mimin gak bisa pulang ke kampung, jadi mimin tahu bahwa ada yang lebih seru dibandingkan sebuah gadget yakni mengobrol dengan keluarga pasti nya tatap muka, dan on site. dari pandemi ini juga kita harus mengetauhi bahwa tidak ada yang lebih penting dari keluarga dan pastinya Ibadah.

Mimin juga sedang berjuang agar mejauh sedikit yang namanya gadget beralih pada hal-hal yang lebih seru namun masih dalam lingkup teknologi, dan sebenarnya bukan handphone yang negative, namun yang negative / berbahaya itu Internet.

Saturday, 14 March 2020

0

Kemajuan teknologi yang sudah menghapus budaya.


Teknologi sudah tak asing lagi di telinga kita, sudah banyak teknologi yang di terapkan pada aktivitas manusia setiap hari-nya. Sekian banyak orang sudah memakainya sebagai sumber penghasilan. bahkan ada juga yang memanfaatkan untuk tindakan kejahatan, di tahun 2020 ini, ada beberapa teknologi yang terus saja membuat perubahan terhadap teknologi-nya, cara pakai-nya, atau pun harga-nya. Pastinya teknologi bukan hanya sebuah barang atau benda, melainkan ada juga sebuah teknik, atau cara beraktivitas seseorang.

Lalu kenapa teknologi bisa menghapus sebuah budaya?, kita bisa berpikir dulu apakah budaya yang dihapus oleh sebuah teknologi. Di sini juga ada dua kategori budaya yang bisa aja bisa di hapus / tergantikan oleh teknologi.

Kita awali dengan Antrian di sebuah toko, rumah sakit, loket, atau pelayanan masyarakat. kedua tempat tersebut sudah banyak perubahan mulai dari adanya nomor antrian, jadwal buka, limit loket, atau untuk yang sudah di integrasikan ke internet seperti booking tiket yang dahulunya oleh calo, pembelian barang secara online.

Yang sudah dijelaskan di atas, kita bisa di simpulkan bahwa budaya bisa saja tergantikan oleh teknologi, akan tetapi ada juga dampak buruk dari sebuah perubahan. Yakni malasnya keluar rumah, bersosialiasi, bergotong-royong. Tetapi untuk sebuah perubahan yang baik tapi global pasti aja ada pengorbanan yang harus ada. akan tetapi nilai dari dampak tersebut bisa di turunkan dengan bersama kita membangun negara Indonesia ini dengan baik dan benar.

Terima kasih sudah membaca, kalau mau koreksi artikel ini jangan sungkan untuk berkomentar.